Novel Sejarah Terbaik Dunia Ini Wajib Anda Baca

No Comments
Novel Sejarah Terbaik Dunia Ini Wajib Anda Baca

Novel Sejarah Terbaik Bagi sbobet Anda penikmat buku fiksi, berikut Novel Sejarah Terbaik Dunia yang bisa Anda jadikan pertimbangan untuk dibca dikala senggang.

Baik atau buruknya sejarah telah menjadi bagian dari perjalanan hidup yang dapat menjadi pembelajaran untuk menatap masa depan. Dengan begitu, sejarah jadi hal yang sangat penting bagi kita untuk tidak melakukan kesalahan yang berulang. Mengetahui kisah masa lalu juga menjadi cara kita untuk menelaah kejadia di masa sekarang yang berkaitan.

Selain melalui buku sejarah formal, salah satu cara untuk mencapai pengetahuan tentang sejarah adalah dengan membaca karya sastra. Salah satunya adalah melalui pembacaan novel bertema sejarah.

Harus diakui bahwa Mengumpulkan dan merangkai semua novel sejarah menjadi satu daftar yang komplit beserta urutan timeline yang runut adalah sebuah ‘ketidakmungkinan’. Banyaknya novel sejarah yang berkeliaran sepanjang sejarah kepenulisan menjadikan sejarah dunia menjadi sesuatu yang menarik untuk dieksplorasi.  

Namun meski jumlahnya sangat banyak, tidak sedikit dari Novel sejarah hadir dengan narasi yang ‘berdekatan’ dengan kejadian nyata di masa tersebut.

Sebelum lebih jauh membahas tentang novel sejarah terbaik di dunia, mari ketahui dulu definisi, pengertian, dan ciri cirinya.

APA ITU NOVEL SEJARAH?

Novel Sejarah Terbaik Dunia Ini Wajib Anda Baca

Definisi novel sejarah tampaknya cukup sederhana: novel yang berlatar kejadian di masa lalu. Biasanya, buku fiksi sejarah ditulis setidaknya 30-50 tahun setelah peristiwa atau periode waktu terjadi. Sementara beberapa di antaranya mungkin diingat dari pengalaman hidup, banyak konsepsi novel sejarah juga muncul dari riset dan penelitian.

Perlu diketahui bahwa novel sejarah berbeda dengan teks cerita sejarah formal. Novel sejarah berlatar pada sejarah ‘sungguhan’, namun menyertakan imajinasi penulisnya. Berbeda dengan cerita sejarah yang tidak melibatkan imajinasi pengarangnya dan hanya berisi kumpulan narasi fakta.

1. The Book Thief, Markus Zusak

Novel ini berlatar pada tahun 1939 saat Nazi Jerman berkuasa.  Novel ini adalah karya penulis Australia Markus Zusak, dan merupakan bukunya yang paling populer. Diterbitkan pada tahun 2005, The Book Thief menjadi masuk menjadi International Best Selling dan sudah diterjemahkan ke dalam 63 bahasa serta terjual sebanya 16 juta eksemplar. Novel ini juga sempat diadaptasi ke dalam film pada tahun 2013 dengan judul yang sama

Novel ini berkisah tentang petualangan Liesel Meminger di Jerman selama masa perang. Dengan mempersonifikasikan ‘Kematian’ sebagai hal yang nyata, novel ini menceritakan perspektif unik dari para korban perang.

2. Name of the Rose, Umberto Eco

Novel karangan Umberto Eco ini muncul sebaga salah satu novel terbaik sepanjang sejarah yang pernah ada. Penulis asal Italia yang juga filsuf tersebut menulis novel ini dengan misteri pembunuhan, namun pada akhirnya diracik dengan pertanyaan tentang makna “kebenaran” dari perspektif teologis, filosofis, ilmiah, dan historis.

3. War and Peace, Leo Tolstoy

War and Peace adalah salah satu mahakarya yang pernah muncul dari ujung pena Leo Tolstoy, penulis asal Rusia. Novel yang ditulis selama 7 tahun ini dinilai sebagai novel terbaik yang pernah ditulis.

4. Tale Of The Two Cities

A Tale of Two Cities adalah novel sejarah tahun 1859 karya Charles Dickens yang berlatar di London dan Paris sebelum dan selama Revolusi Prancis. 

Novel ini menceritakan kisah Dokter Manette Prancis yang sempat dipenjara selama 18 tahun di penjara Bastille Paris, dan cerita saat ia telah dibebaskan dan tinggal di London bersama putrinya yang belum pernah dia temui. Dalam novel ini Dickens mengambil momen Revolusi Perancis dan Pemerintahan Teror sebagai latar utama dalam cerita.

5. Outlander, Diana Gabaldon

Outlander adalah serial novel yang ditulis oleh Diana Gabaldon. Serial ini pertamakali muncul dengan judul Outlander yang diterbitkan pada tahun 1991. Sejauh ini, Gabaldon telah menerbitkan sembilan dari rencana sepuluh volume. Novel kesembilan yang berjudul ‘Go Tell the Bees That I Am Gone’ dirilis pada 23 November 2021.

Serial Outlander berfokus pada seorang perawat Inggris abad ke-20, Claire Randall, yang ‘terdampar’ karena perjalanan waktu ke Skotlandia abad ke-18 dan bertemu serta terlibat romansa dengan pejuang skotlandia bernama Jamie Fraser. Serial Oulander saat ini telah terjual lebih dari 25 juta kopi di seluruh dunia pada Agustu 2014.

Novel Sejarah Terbaik Bagi Anda penikmat buku fiksi, berikut Novel Sejarah Terbaik Dunia yang bisa Anda jadikan pertimbangan untuk dibca dikala senggang.

Baik atau buruknya sejarah telah menjadi bagian dari perjalanan hidup yang dapat menjadi pembelajaran untuk menatap masa depan. Dengan begitu, sejarah jadi hal yang sangat penting bagi kita untuk tidak melakukan kesalahan yang berulang. Mengetahui kisah masa lalu juga menjadi cara kita untuk menelaah kejadia di masa sekarang yang berkaitan.

Selain melalui buku sejarah formal, salah satu cara untuk mencapai pengetahuan tentang sejarah adalah dengan membaca karya sastra. Salah satunya adalah melalui pembacaan novel bertema sejarah.

Harus diakui bahwa Mengumpulkan dan merangkai semua novel sejarah menjadi satu daftar yang komplit beserta urutan timeline yang runut adalah sebuah ‘ketidakmungkinan’. Banyaknya novel sejarah yang berkeliaran sepanjang sejarah kepenulisan menjadikan sejarah dunia menjadi sesuatu yang menarik untuk dieksplorasi.  

Namun meski jumlahnya sangat banyak, tidak sedikit dari Novel sejarah hadir dengan narasi yang ‘berdekatan’ dengan kejadian nyata di masa tersebut.

Sebelum lebih jauh membahas tentang novel sejarah terbaik di dunia, mari ketahui dulu definisi, pengertian, dan ciri cirinya.

APA ITU NOVEL SEJARAH?

Definisi novel sejarah tampaknya cukup sederhana: novel yang berlatar kejadian di masa lalu. Biasanya, buku fiksi sejarah ditulis setidaknya 30-50 tahun setelah peristiwa atau periode waktu terjadi. Sementara beberapa di antaranya mungkin diingat dari pengalaman hidup, banyak konsepsi novel sejarah juga muncul dari riset dan penelitian.

Perlu diketahui bahwa novel sejarah berbeda dengan teks cerita sejarah formal. Novel sejarah berlatar pada sejarah ‘sungguhan’, namun menyertakan imajinasi penulisnya. Berbeda dengan cerita sejarah yang tidak melibatkan imajinasi pengarangnya dan hanya berisi kumpulan narasi fakta.

1. The Book Thief, Markus Zusak

Novel ini berlatar pada tahun 1939 saat Nazi Jerman berkuasa.  Novel ini adalah karya penulis Australia Markus Zusak, dan merupakan bukunya yang paling populer. Diterbitkan pada tahun 2005, The Book Thief menjadi masuk menjadi International Best Selling dan sudah diterjemahkan ke dalam 63 bahasa serta terjual sebanya 16 juta eksemplar. Novel ini juga sempat diadaptasi ke dalam film pada tahun 2013 dengan judul yang sama

Novel ini berkisah tentang petualangan Liesel Meminger di Jerman selama masa perang. Dengan mempersonifikasikan ‘Kematian’ sebagai hal yang nyata, novel ini menceritakan perspektif unik dari para korban perang.

2. Name of the Rose, Umberto Eco

Novel karangan Umberto Eco ini muncul sebaga salah satu novel terbaik sepanjang sejarah yang pernah ada. Penulis asal Italia yang juga filsuf tersebut menulis novel ini dengan misteri pembunuhan, namun pada akhirnya diracik dengan pertanyaan tentang makna “kebenaran” dari perspektif teologis, filosofis, ilmiah, dan historis.

3. War and Peace, Leo Tolstoy

War and Peace adalah salah satu mahakarya yang pernah muncul dari ujung pena Leo Tolstoy, penulis asal Rusia. Novel yang ditulis selama 7 tahun ini dinilai sebagai novel terbaik yang pernah ditulis.

4. Tale Of The Two Cities

A Tale of Two Cities adalah novel sejarah tahun 1859 karya Charles Dickens yang berlatar di London dan Paris sebelum dan selama Revolusi Prancis. 

Novel ini menceritakan kisah Dokter Manette Prancis yang sempat dipenjara selama 18 tahun di penjara Bastille Paris, dan cerita saat ia telah dibebaskan dan tinggal di London bersama putrinya yang belum pernah dia temui. Dalam novel ini Dickens mengambil momen Revolusi Perancis dan Pemerintahan Teror sebagai latar utama dalam cerita.

5. Outlander, Diana Gabaldon

Outlander adalah serial novel yang ditulis oleh Diana Gabaldon. Serial ini pertamakali muncul dengan judul Outlander yang diterbitkan pada tahun 1991. Sejauh ini, Gabaldon telah menerbitkan sembilan dari rencana sepuluh volume. Novel kesembilan yang berjudul ‘Go Tell the Bees That I Am Gone’ dirilis pada 23 November 2021.

Serial Outlander berfokus pada seorang perawat Inggris abad ke-20, Claire Randall, yang ‘terdampar’ karena perjalanan waktu ke Skotlandia abad ke-18 dan bertemu serta terlibat romansa dengan pejuang skotlandia bernama Jamie Fraser. Serial Oulander saat ini telah terjual lebih dari 25 juta kopi di seluruh dunia pada Agustu 2014.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.