Novel Ayat-ayat Cinta Yang Laris Dijadikan Sebuah Film

No Comments

Novel Ayat-ayat Cinta Yang Laris – Bagi Anda yang menyukai film cinta dalam agama Islam, film, ayat-ayat cinta sangat cocok untuk Anda tonton. Film ini adalah salah satu film yang dipimpin oleh Hanung Bramanantyo dan diberi nama dari novel dari best selling berjudul Verses De Tape, Karya Haburrahman The Shirazy. Film ini membintangi beberapa aktor dan aktris Indonesia yang terkenal, seperti Fedi Nuril, Carissa Putri, Rianti Cartwright, Melanie Putri dan Zascia Adya Mekah. Setelah perdana pada 28 Februari 2008, film ini telah berhasil menangkap pecinta buku best seller 2020 karena ceritanya baik dan menarik untuk dilihat.

Novel Ayat-ayat Cinta Yang Laris Dijadikan Sebuah Film

Cinta ayat-ayat film menceritakan tentang kisah cinta seorang pria dan agama yang berbeda. Kasih sayang antara dua manusia saat ini dijelaskan dalam perspektif Islam. Kisah yang diangkat dari novel best seller masih menjadi ruang hampa sehingga produsen dituangkan ke dalam film layar besar. Katakan saja bahwa catatan akhir dari konferensi yang dikeluarkan secara bersamaan pada 30 Juli 2015 diangkat dari novel penjual terbaik Sam Maula dengan judul yang sama. Sebelumnya, surga yang tidak diragukan lagi yang dikeluarkan pada 15 Juli 2015 ditunjuk dari novel penjual terbaik oleh asma nadia dengan judul yang sama.

Novel Ayat-ayat Cinta Yang Laris Di Indonesia

Produser film ketika Mr. Daces Go Adha Muawiah mengatakan bahwa tren layar besar yang dikumpulkan dari agen judi bola terpercaya terlaris telah dimulai untuk waktu yang lama. Jika dilacak dalam beberapa tahun terakhir, tren ini dimulai dari proyeksi ayat-ayat film cinta pada 2008, yang ditunjuk dari novel penjual terbaik dengan judul yang sama Haburrahman The Shirazy. Pada tahun yang sama, kemudian ia melanjutkan dalam film Laskar Pelangi dari novel oleh Andrea Hirata. Tren ini berlanjut pada tahun berikutnya hingga saat ini, sebagai syuting film ketika cinta kelahiran pada tahun 2009. Kualitas cerita yang baik, akhirnya, menyampaikan film adaptasi novel untuk menjadi sukses di pasar.

Namun, novel terlaris bukanlah jaminan bagi film yang memberikan kesuksesan yang mirip dengan novel. Adha melihat ini tergantung pada bagaimana tim produksi mengemas kisah novel. Tantangan yang paling sulit bagi film yang diangkat dari novel terlaris ini menuangkan bahasa suara dalam bahasa visual. Cara mengakomodasi keinginan pembaca setia Anda, tetapi juga mampu membaca keinginan audiens rutin, di luar pembaca, ini akan menentukan keberhasilan sebuah film, jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *